Anak laki-laki yang sudah
memasuki masa pubertas, normalnya akan mengalami mimpi basah. Untuk
pertama kali, hal ini mungkin terasa aneh, tapi ini adalah hal yang
wajar. Mengapa pria mengalami mimpi basah?
Mimpi basah (orgasme spontan)
atau dalam dunia kedokteran dikenal dengan emisi nokturnal, merupakan
pengeluaran cairan semen (air mani) di waktu tidur yang biasanya terjadi
ketika seorang laki-laki sudah memasuki masa pubertas.
Dilansir dari
YoungMensHealthSite, Senin (5/7/2010), emisi noktural biasanya terjadi
karena adanya peningkatan hormon testosteron atau kelebihan cairan semen
yang tidak dikeluarkan melalui hubungan seksual dan masturbasi.
Emisi noktural ini terjadi
karena adanya tekanan atau stimulasi pada alat kelamin oleh kasur atau
seprai, mimpi erotis, kandung kemih penuh atau kenangan dari aktivitas
atau pikiran seksual.
Mimpi basah ini terjadi pada
saat seseorang mengalami tidur dalam atau tidur REM (gerakan mata cepat
atau rapid eye movement), yaitu tahap tidur yang mana mimpi terjadi.
Yang kemudian laju respirasi dan aktivitas otak meningkat, serta
otot-otot menjadi lebih rileks, yang ditandai dengan gerakan bola mata
yang cepat.
Pada saat tidur dalam itu, pria
biasanya mengalami ereksi sekitar 3-5 kali. Bila ia mengalami stimulasi
kelamin atau mimpi erotis, maka dimungkinkan terjadinya ejakulasi atau
orgasme saat tidur, atau yang disebut dengan mimpi basah.
Kebanyakan pria mengalami emisi
noktural ketika remaja atau dewasa muda, sekitar usia 20-an dan 30-an
tahun. Tapi tak jarang pula pria dewasa tua yang mengalaminya.
Frekuensi emisi noktural bisa
sangat bervariasi di antara pria, tergantung pada usia dan status
perkawinan. Dilansir dari TimesOnline, remaja usia 15 tahun rata-rata
mengalami 0,36 kali seminggu atau sekitar 1-2 kali sebulan. Sedangkan
orang yang sudah menikah usia 50 tahun bisa mengalaminya 2 bulan sekali.
Frekuensi ini cenderung berkurang seiring usia. Tapi banyak pria yang terus mengalaminya hingga usia 70-an tahun.
Seorang remaja mungkin memiliki
kesulitan mengingat mimpi atau merasa bingung ketika mengalami mimpi
basah. Beberapa orang bangun karena merasa risih saat tempat tidurnya
basah. Tapi hal ini sepenuhnya normal dan tak perlu malu
sumber: detikhealth.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar