Laman

Juli 21, 2012

Duh! Situs .co.id Dipakai Menyimpan Porno


Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika mengklaim telah menyensor hampir 1 juta situs porno yang masuk ranah internet Indonesia. Dimana mayoritas situs tersebut berasal dari luar negeri.

Namun nyatanya, situs lokal yang berkonten mesum sejatinya tak kalah gesit. Bahkan jelas-jelas menggunakan domain .co.id.

Salah satunya adalah situs c******.co.id. Dalam postingan yang dilaporkan di fans page Facebook Internet Sehat, situs tersebut dikatakan memiliki salah satu thread (sub menu) yang isinya 'menjual' konten esek-esek.

"Heran domain .co.id dipakai buat situs porno. Tanpa ada tindakan apa pun," tulis pelapor yang dikutip detikINET, Sabtu (21/7/2012).

Tentu ini terbilang ironis. Terlebih sebelumnya, dalam rangka bulan suci Ramadan, Kementerian Kominfo baru saja menggembar-gemborkan bakal kian giat melakukan pemblokiran terhadap situs-situs berbau pornografi.

"Kita sudah tes beberapa masih ada yang lolos. Tapi secara umum, situs pornografi sudah kita tutup. Jelang Ramadan ini kita hanya ingin pertegas lagi, walaupun bukan berarti di hari lain boleh diakses," ujar Menkominfo Tifatul Sembiring, usai melakukan pertemuan dengan operator dan ISP, di gedung Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Sampai saat ini, Tifatul menambahkan bahwa sudah ada sekitar 1 juta situs pornografi yang telah diblokir. Situs negatif itu disebutkan kebanyakan berasal dari luar negeri.

"Kalau ada situs (porno-red) dalam negeri pasti kita tangkap. Karena ketahuan lokasinya," janjinya.

Ya, semoga saja janji Menkominfo dan jajarannya untuk menertibkan situs porno di Indonesia dapat ditepati. Sehingga bukan malah termakan peribahasa, 'semut di seberang pulau terlihat, tapi gajah di pelupuk mata tak terlihat'.

Tidak ada komentar: