Laman

Juni 13, 2012

Manfaat Minum Kopi

Selain dapat menghilangkan ngantuk akibat efek kafein yang terkandung dalam kopi, minum kopi kadang juga memberikan efek jantung berdebar dan peningkatan asam lambung. Kafein adalah senyawa kimia alkaloid atau yang lebih dikenal dengan trimetilsantin yang terkandung di dalam kopi sebanyak 1-1,5%. Kerja kafein adalah mengambil alih reseptor adenosin (salah satu sel saraf dalam otak yang bisa membuat seseorang cepat tertidur) sehingga akan memacu produksi hormon adrenalin, dan akibatnya tidak merasa kantuk. Namun selain beberapa efek negatif tersebut, minum kopi dalam jumlah tertentu cukup disarankan karena memberikan efek positif.
Menurut Prof. Takayuki Shibamoto, ahli toksikologi lingkungan dari Universitas California, Amerika, kopi yang baru diseduh akan memproduksi antioksidan yang penting untuk melawan kanker. Penelitian di tahun 2011 di Harvard menunjukkan bahwa pria yang mengkonsumsi 6 cangkir kopi sehari, memiliki 60 persen resiko lebih rendah terkena kanker prostat.

Para penikmat kopi tanpa gula memiliki risiko rendah terkena diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin. Senyawa dalam kopi bekerja untuk mencegah proses produksi sel insulin dari kehancuran. Bahkan, manfaat kopi decaffein (kopi dengan kadar kafein rendah) bekerja lebih baik menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Minum kopi juga dapat menurunkan kadar depresi pada diri seseorang. Para peneliti dari Harvard School of Public Health melaporkan, orang yang minum 4 cangkir kopi atau lebih setiap hari memiliki risiko 20 persen lebih rendah mengalami depresi.

Selamat menikmati kopi Anda hari ini.

Tidak ada komentar: